Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Tips Pemakaian Ban  

Posted by IRC dan Smak2 in





Gunakan ban dengan ukuran yang ditetapkan produsen sepeda motor.
Pilih kembangan ban sesuai lintasan dan aplikasi.
Berat beban tidak melebihi batas.
Hindarkan ban dari ,imyak, cairan kimia, panas tinggi dan benda tajam.
Bersihkan kerikil atau benda asing yang terselip di alur ban.
Periksa tekanan angina secara periodic, tambahkan atau kurangi angina bila perlu.
Periksa batas keausan ban (yang ditandai dengan lambang Δ pada bagian samping ban). Segera ganti dengan ban baru bila sisa kedalaman alur ban mencapai 0,8 mm demi keselamatan anda.

IRC ASPAL (ASLI ATAU PALSU) ?  

Posted by IRC dan Smak2 in



Maraknya kasus kasus penipuan menimbulkan banyaknya barang barang palsu beredar di pasaran,tidak terlepas dari ban IRC,banyaknya ban IRC yang dipalsukan membuat para konsumen IRC merasa was-was,berikut sedikit tips untuk membedakan antara ban IRC yang asli dan yang palsu.
Ciri-ciri ban asli di antaranya warna kemasan biru tua, tulisan ukuran ban lebih memanjang atau lebih tipis, dan memiliki serial number: SNI. Ban mempunyai aroma bau karet, tutup pentil tertulis "GT" dan sambungan ban tampak lebih jelas.Sementara ciri ciri ban IRC palsu yaitu kemasan berwarna biru muda, tulisan ukuran ban lebih tebal, serial number : SN. Dan mempunyai aroma ban zat kimia yang menyengat,di tutup pentil tidak terdapat tulisan dan sambungan ban tidak terlihat.

Tips Memilih Ban yang Berkualitas  

Posted by IRC dan Smak2 in


Masalah ban pada kendaraan bermotor tidak bisa dianggap reme, karena kualitas ban kita juga sangat berhubungan dengan masalah nyawa. Pasalnya, faktor keamanan kita ketika mengendarai kendaraan sangat ditentukan oleh kondisi ban. Selain itu harus disesuaikan pula dengan kondisi jalannya. Sebagai contoh, jika jalannya mulus, ban yang harus digunakan ban yang memiliki "kembang halus".

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan struktur karet ban lebih bagus juga daya cengkeram ke aspal lebih baik. Berbeda dengan kembang kasar yang lunak. Kalau digunakan untuk jalan beraspal akan cepat habis, selain suaranya juga berisik.

Jika ingin mencari kenyamanan berkendara, gunakan profil (aspect ratio) tebal saja (60, 65, 70). Sementara kalau memakai profil tipis (50, 45, 35) nilai lebihnya juga ada, karena pengendalian dan stabilitas juga lebih baik, di samping tampilan Boil menjadi gagah. Namun minusnya, bantingan keras dan steer rada liar dikendalikan. Di jalan bergelombang, penumpang dan pengemudi akan merasakan getaran yang kuat. Selain itu, agar pelek tidak terkena benturan, sebaiknya mencari yang dindingnya menggelembung seperti ban donat.

Begitu pula saat membeli ban, jangan tergiur karena harga ban tersebut murah. Ada pula ban yang sudah lama disimpan hingga kadaluwarsa, padahal telapaknya masih utuh. Jika kelamaan disimpan, ban bisa jadi keras dan kering. Akibatnya mudah pecah.

Di sisi lain, untuk melihat keausan ban, mudah saja. Pada permukaan alur pembuangan air di ban terdapat tanda benjolan setinggi kurang lebih 1,2 mm. Benjolan ini disebut TWI (Thread Wear Indicator). Kalau permukaan ban sudah rata dengan indikator ini, maka ban harus diganti. Cara mengukur kedalaman kembang bisa menggunakan uang logam atau penggaris yang diselipkan di antara celah kembang atau alur.

Jangan lupa periksalah ukuran tekanan angin ban pada waktu ban dingin. Itu penting karena tekanan angin sangat vital dalam pengendalian dan berpengaruh terhadap umur ban. Jangan terkecoh akan mendapatkan rasa nyaman berkendara, dengan cara mengurangi tekanan angin. Kita tahu bahwa ban yang sedikit kempes akan memperpendek umur, karena lebih cepat mengalami kebotakan.

Kenapa ban cepat botak? Karena, bidang sentuh dengan permukaan jalan lebih lebar dan keausan menjadi tidak merata, khususnya pada bahu ban. Selain itu, lapisan bisa terpotong dari karetnya, dinding ban retak, dan penggunaan BBM menjadi boros. Begitu pula sebaliknya, kelebihan angin pun tidak bagus karena bannya menjadi keras. Bahkan kemampuan ban meredam guncangan menjadi berkurang pula. Dalam kondisi seperti itu, Boil cenderung selip ke samping. Bahkan ban bisa pecah bila mengalami benturan. Dampak lainnya adalah ban bagian tengah akan cepat aus dari pada bahunya. (Av)